Kamis, 24 Desember 2020

Virtual Experiments


    Praktikum virtual merupakan serangkaian alat-alat laboratorium yang berbentuk perangkat lunak/komputer berbasis multimedia interaktif yang operasikan dengan komputer dan mensimulasikan kegiatan di laboratorium seakan-akan pengguna pada laboratorium sebenarnya. Dalam konten praktikum virtual, simulasi yang sesuai pada aplikasi praktikum virtual, umumnya meningkatkan pembelajaran secara efektif dan memungkinkan siswa utnuk mengekspresikan gaya kognitif siswa saat praktikum. simulasi dirancang untuk memberikan untuk memberikan kesempatan siswa untuk mengembangkan hipotesis mereka sendiri tentang topik yang dipelajari dan mengembangkan masalah mereka sendiri dengan metode pemecahan maslaah. 

    Terdapat pendapat lain yang menyatakan bahwa pelaksanaan praktikum virtual dalam ilmu khusus dapat meningkatkan pemahaman materi yang dipelajari, mengajarkan keterampilan berfikir kritis, dan meningkatkan kemampuan memecahkan masalah. Karena dalam praktikum virtual menggunakan simulasi komputer berisi petunjuk khusus, prosedur, metode analisis data, dan alogaritma penyajian data. Meskipun pada dasarnya praktikum virtual adalah alternatif praktikum riil, namun program nyata, misalnya untuk mensimulasikan pembedahan organ pada tubuh hewan, siswa seolah-olah menggunakan pisau atau kakter untuk membedahnya.

  Pada penerapannya guru sering mengalami permasalahan yang berkaitan dengan proses praktikum. Hal ini berkaiatan dengan kelengkapan alat seperti kondisi dan jumlah serta cara pengadaan, pemanfaatan, penyimpanan, pemeliharaaan, perbaikan dan mencari padanan peralatan. Kondisi alat seringkali tidak bekerja semestinya atau tidak sesuai dengan petunjuk. Jumlah peralatan tidak mencakupi untuk digunakan oleh seluruh kelas, apalagi jika ada kelas paralel yang menggunakan alat yang sama pada saat bersamaan.

    Oleh karena itu banyak dilakukan pengembangan-pengebangan untuk mendukung proses praktikum dilaksanakan secara lebih efektif dan efisien yaitu laboratorium virtual. Laboratorium virtual atau bisa disebut dengan istilah Virtual Labs adalah serangkaian alat-alat laboratorium yang berbentuk perangkat lunak (software) komputer berbasis multimedia interaktif, yang dioperasikan dengan komputer dan dapat mensimulasikan kegiatan di laboratorium seakan-akan pengguna berada pada laboratorium sebenarnya.

    Media pembelajaran sebagai alat bantu berupa fisik maupun nonfisik yang digunakan sebagai perantara antara guru dan peserta didik dalam memahami materi pelajaran secara lebih efektif dan efisien. Laboratorium Virtual (Lab-Vir) memanfaatkan komputer untuk mensimulasikan sesuatu yang rumit, perangkat percobaan yang mahal atau mengganti percobaan di lingkungan berbahaya. MLab-Vir memungkinkan peserta didik memvisualisasikan dan berinteraksi dengan fenomena yang akan mereka alami jika melakukan percobaan di laboratorium nyata. Lab-Vir sebagai faktor pendukung untuk memperkaya pengalaman dan memotivasi peserta didik dalam melakukan percobaan secara interaktif dan mengembangkan aktivitas keterampilan bereksperimen. Sehingga, 

    Lab-Vir dapat didefiniskan sebagai serangkaian program komputer yang dapat memvisualisasikan fenomena yang abstrak atau percobaan yang rumit dilakukan di laboratorium nyata, sehingga dapat meningkatkan aktivitas belajar dalam upaya mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam pemecahan masalah. Pengintegrasian TIK dalam pembelajaran merupakan suatu komponen pembelajaran abad 21 yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir inventif, berkomunikasi efektif, produktivitas tinggi, dan spiritual. Di abad 21, komunikasi dapat berlangsung dari mana dan kapan saja sebagai akibat pesatnya perkembangan TIK, kurikulum 2013 disusun untuk mengantisipasi perkembangan tersebut.

   P embelajaran yang lebih optimal. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan menggunakan laboratorium virtual online adalah.

1.Mengurangi keterbatasan waktu, jika tidak ada cukup waktu untuk mengajariseluruh peserta    didik di dalam lab hingga mereka paham.

2.Mengurangi hambatan geografis, jika terdapat siswa atau mahasiswa yang berlokasi jauh dari                 pusat pembelajaran (kampus).

3.Ekonomis, tidak membutuhkan bangunan lab, alat-alat dan bahan-bahan seperti pada  laboratorium konvensional.

4.Meningkatkan kualitas eksperimen, karena memungkinkan untuk diulang untuk memperjelas  keraguan dalam pengukuran di laB.

5.Meningkatkan efektivitas pembelajaran, karena siswa atau mahasiswa akansemakin lama     menghabiskan waktunya dalam lab virtual tersebut berulang-ulang.

6. Meningkatkan keamanan dan keselamatan, karena tidak berinteraksi dengan alatdan bahan kimia yang nyata.


Kelemahan dalam pemanfaatan Laboratorium Virtual online :

 1.Peserta didik harus online (terkoneksi internet) untuk menjalankan simulasisuatu praktikum.

 2.Keterbatasan pengetahuan mengenai tata cara pelaksanaan praktikum online,karena kebanyakan penyedia layanan Virtual Labs menggunakan bahasa Inggrissebagai bahasa pengantar.

3.Kurangnya pengalaman secara riil di laboratorium nyata, sehingga terjadikebingungan peserta didik dalam merangkai alat dan mengoperasikannya

4. Laboratorium virtual tidak memberikan pengalaman  di lapangan secara nyata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Virtual Experiments      Praktikum virtual merupakan serangkaian alat-alat laboratorium yang berbentuk perangkat lunak/komputer berbasis mul...